Yu-Gi-Oh! adalah sebuah manga karya Kazuki Takahashi yang muncul sejak tahun 1996, yang menceritakan sebuah petualangan seorang anak lelaki penyendiri yang jago dalam sebuah game bernama Yugi Mutou. Suatu hari ia diberi hadiah oleh kakeknya sebuah kotak yang berisi kepingan-kepingan Puzzle kuno, yang disebut Millenium Puzzle. Setelah bertahun tahun kemudian Yugi berhasil menyusunnya dan roh yang berada di dalam permainan itu berhasil keluar dari kartu dan merasuki tubuh Yugi. Ini menyebabkan Yugi punya “pendamping” dan mengubah anak tersebut menjadi pribadi yang baru yang disebut Yami Yugi, atau The Dark Yugi.

Sekarang permainan yang sering di sebut Trading card game (TCG)sangat populer di kalangan anak-anak hingga orang dewasa.Apakah Anda memiliki anak yang masih duduk di bangku sekolah, apakah itu Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), atau bahkan hingga di Sekolah Menengah Atas (SMA)? Jika iya, maka jika Anda perhatikan sejak beberapa bulan lalu hingga kini, ada satu permainan kartu bergambar asal Jepang yang sangat digemari anak-anak Indonesia, dan juga mungkin belahan negara lain. Permainan kartu itu disebut Yu-Gi-Oh!, yang mengklaim diri sebagai Trading Card Game. Di Indonesia, tren permainan ini juga disemarakkan dengan pemutaran film kartunnya yang awalnya disiarkan stasiun teve swasta.
Dalam Yu-Gi-Oh!, terdapat satu kartu yang berisi sebuah simbol yang mungkin paling populer bagi kita semua, yakni simbol Pentagram atau Bintang David. Kartu ni termasuk dalam kelompok Spell Card, dengan nama Master Ritual, atau Ritual Tertinggi. Dalam ritual Kabbalah, simbol Pentagram ini memang merupakan syarat utama dan simbol paling suci. Bukan tanpa alasan jika Zionis Yahudi menggunakan simbol ini sebagai simbol gerakannya.

Wikipedia menyebut jumlah nama dalam kartu dewa ada delapan yakni:
* Sky God Dragon – Osiris (juga dikenal dengan nama Sliffer The Sky Dragon)
* The God of Obelisk (disebut juga Obelisk The Tormentor)
* The Winged Dragon of Ra
* The Creator God of Light, Horakhty (Merupakan fusion dari Ra, Obelisk, dan Osiris)
* The Devils Dread Roots (Yu-Gi-Oh!R)
* The Devils Avatar (Yu-Gi-Oh!R)
* The Devils Eraser (Yu-Gi-Oh!R)
* Zorc Necrophades
Dulunya kartu-kartu ini sangatlah di buru oleh kebanyakan anak-anak karena terkenal sangatlah kuat.Walau demikian, yang paling banyak dicari ada tiga buah Kartu Dewa, yakni: Winged Dragon of RA, The God of Obelisk, dan Sky God Dragon (Sliffer the Sky Dragon). Ketiganya adalah dewa tertinggi dalam Kabbalah, ilmu sihir Mesir Kuno. Dalam Yu-Gi-Oh!, ketiganya membentuk kekuatan Piramida (segitiga) di mana Winged Dragon of RA berada di puncaknya.
Banyak yang mengecam permainan Yu-Gi-Oh! Merupakan dajjal karena simbol-simbolnya yang mengarah ke ritual dajjal.Ini merupakan sebagian kecil dari contoh simbol-simbol Dajjal yang ada di seluruh kartu Yu-Gi-Oh!. Dengan mengkoleksi kartu ini, dan memainkannya, maka tanpa disadari anak-anak akan mempelajari karakteristik dari simbol-simbol Dajjal tersebut dan menjadi akrab.
Namun banyak juga yang tetap menyukai permainan ini.Banyak dari mereka berpendapat kalau pengarangnya tidak mengetahui soal yahudidan juga mungkin tak pernah mendengarnya.Menurut mereka sejarah mesir purba itu sangat terkenal dimana-mana.mereka juga berpendapat sang penulis komik hanya beragama Shinto dan tidak mengerti soal Yahudi dan Islam.
Banyak sekarang komunitas Yu-Gi-Oh! di indonesia.bahkan mereka membuat berbagai perlombaan yang di adakan di sekolah-sekolah maupun even organisasi Anime di Kota-kota tertentu.Banyak dari mereka tahu kalau itu merupakan simbol-simbol yang merujik ke dajjal,namun mereka tahu dan tetap yakin akan agama mereka.Jadi itu semua tidak ada masalah.
Sekarang apapun pendapat anda tentang Yu-Gi-Oh! baik atau buruk itu tidak masalah.namun yang penting adalah jangan mengambing hitamkan sesuatu hal yang mungkin orang lain itu tak tahu.
Keyakinan itu penting,namun menghargai dan berfikir lebih jauh itu lebih penting.